Tampilkan postingan dengan label Mutilasi ternak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mutilasi ternak. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 April 2022

The Alien, Dream Theater memenangkan Grammy Award 2022

Band metal Dream Theater memenangkan Grammy Award 2022 kategori Best Metal Performance lewat lagu "The Alien."



The Alien

Artis: Dream Theater

Album: A View from the Top of the World

Dirilis: 2021


Look beyond the Earth, heading set for the stars

Interplanetary, some are near, some are far

Terraform a new world, survival for mankind

Options but a few, we are running out of time

Should you climb aboard

A voyage, the first of its kind

Ready to explore

All that you've known left behind

Our Holy Grail now redefined

Our purpose, a thread

Weaving through time

Now with the means to expand

Life beyond here, digital man

Alien, changed forever

New found world in the stars

Understand the meaning

Certain we'll extend the scale of consciousness

Woman, child and man

Multi planet species out amongst the stars

Not stuck in and around who and what we are

Time to climb aboard

Countdown to takeoff on time

Systems are online (five, four, three, two)

Farewell to all humankind (one)

Our Holy Grail clearly defined

Our purpose, a thread

Weaving through time

Now with the means to expand

Life beyond here

Digital man

Alien, changed forever

New found world, here we are

Our Holy Grail clearly defined

Our purpose a thread

Weaving through time

Now with the means to expand

Our Holy Grail

Read between the lines

One purpose, one thread

Weaving through time

Now with the means to expand

I am the alien

Out here in the stars

We'll search 'til we find

No matter how far

A far better world

For all human race

And beyond

Senin, 18 Desember 2017

UFO masuk ke kandang ayam di Beji, Depok, sekitar tahun 1995 atau 1996

Sadewo Satrio Wibowo menceritakan pengalamannya waktu kecil ke BETA-UFO pada tanggal 7 Januari 2014  (ceritanya ada di salah satu komentar)

Ini saya alami saat masih umur 5 atau 6 tahun saat di Beji - Depok , Jawa Barat

Saya masih ingat saat malam hari saya sedang bersama ibu saya sedang menonton tv , kebetulan di belakang rumah saya ada tempat ternak yang kecil ukurannya kira.kira dari ujung ke ujung hanya 5-6 meter dan hanya ditutupi seng dan sedikit tembok di samping kandangnya , saat sedang menonton tv , saya dan ibu saya melihat cahaya dari langit dan pas sekali mendarat di tempat ternak belakang rumah saya.

Lalu ibu saya menyuruh saya untuk melihat dari sela-sela seng itu lalu saya lihat benda ukurannya lebih kecil dari ukuran tempat ternak yang berdiameter 5-6 meter dan benda itu bercahaya lumayan terang tapi saya masih bisa melihat kedalam tempat ternak itu , lalu saya lihat kandang ayam ternak saya terbuka lalu saat saya lihat kembali ke benda tersebut , benda tersebut malah segera terbang dan berjalan cepat.

Keesokan harinya ayam ternak saya hilang semua, tapi ibu saya mengira itu diambil seseorang tapi semua tetangga saya tidak percaya karna semua tetangga saya juga melihat ada cahaya masuk ke tempat ternak saya tapi saat saya bermain di tempat ternak saya bersama teman saya , teman saya menemukan kepala ayam tanpa darah sedikit pun padahal yang saya ingat waktu itu kepala ayam itu sudah putus tanpa badannya , yaaaa percaya tidak percaya tapi itu kisah nyata yang masih saya ingat dan yang saya pikirkan adalah "APA BENDA TERSEBUT" ...

Belasan Kambing Warga Gunungkidul Mati Misterius

GUNUNGKIDUL - Kasus hewan ternak mati misterius kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta. Setelah puluhan kambing mati diterkam hewan misterius di wilayah Kecamatan Tepus beberapa waktu lalu, dalam dua hari terakhir, belasan kambing di Desa Playen, Kecamatan Playen juga mengalami nasib yang sama.

Kepala Desa Playen, Surahno mengatakan dari laporan yang masuk ke desa ada dua lokasi yang diserang hewan liar. Pada hari Kamis dini hari 14 Desember terjadi di Dusun Mojosari, milik dua orang warga yakni Sudartono (42) dan Kromowiyarjo (80).

"Untuk Dusun Mojosari ada lima kambing yang mati, dan Dusun Bogor 2, ada enam yang dilaporkan mati," terangnya kepada wartawan, Jumat (15/12/2017).

Dijelaskannya, di tubuh kambing yang mati, ditemukan Ada luka cakaran di tubuhnya. Pihaknya masih berusaha untuk koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Pangan untuk mengetahui hewan yang menyerang ternak warga desanya tersebut.

"Untuk dini hari tadi menyerang ternak milik warga di dusun Bogor, kasusnya sama, ada luka di tubuh ternak. Namun tidak dimakan," bebernya.

Dari 11 hewan ternak yang mati misterius, rata rata ada kambing jenis gibas atau domba. Pihaknya juga meminta semua warga yang memiliki ternak untuk hati hati dan sering memeriksa kandang mereka.

"Padahal kandang kambing warga berada di Kompleks perkampungan. Jadi kami masih selidiki bersama warga," imbuh Surahno.

Sementara, Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Suseno Budi mengatakan, pihaknya melalui UPT Puskeswan Kecamatan Playen sudah mendatangi lokasi kejadian. Tim juga sudah melihat kambing kambing yang mati misterius tersebut. "Namun kami belum bisa memastikan hewan yang menyerang kambing milik warga ini hewan apa," tandasnya.
(sms)

Sumber: Sindonews

Kejadian sebelumnya di bulan September 2017:

Sumber: Liputan6
Warga Gunungkidul kembali dihebohkan dengan matinya kambing-kambing milik salah seorang warga akibat serangan binatang buas. Kambing-kambing itu ditemukan mati dengan luka di leher dan kehabisan darah.

Suraji, pemilik kambing di Dusun Danggolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul, DIY, mengatakan, semua kambing miliknya mati di dalam kandang yang ada di tengah ladang sekitar 3 kilometer dari rumahnya. Kandang berukuran 4X6 meter itu diisi delapan ekor kambing dan seekor sapi miliknya.

"Dari delapan kambing, ada tujuh ekor yang dimangsa. Satu ekor luka di kaki dengan keadaan sudah lemas. Kalau sapinya enggak diserang," katanya, Minggu, 10 September 2017.

Ia mengaku telah berupaya keras agar kambing-kambing miliknya tidak dimangsa binatang buas dengan memasang pagar dari kayu dan bambu. Namun, upaya itu percuma. Kambing-kambing miliknya tetap dimangsa hewan liar yang meninggalkan bekas jejak kaki kecil.

Anehnya, sebagian besar tubuh kambing dibiarkan utuh. Hanya beberapa bagian tubuh saja yang dimangsa. Selain itu, terdapat luka khas di bagian leher yang membuat kambing-kambing itu kehabisan darah.

Baca juga di sini

Popular Posts